Jumat, 13 Mei 2022

Tiara Andini dan Ihwal Penyanyi yang Lahir dari Kontes Menyanyi

Tiara Andini - Self Titled (Universal Music Indonesia: 2021)

Sempat merilis mini album kolaborasi dengan Arsy Widianto yang diberi tajuk "ArTi untuk Cinta", Tiara Andini (self-titled) merupakan debut album solo dari Tiara Andini, penyanyi yang lahir dari ajang pencarian bakat paling populer di Indonesia, yakni Indonesian Idol musim ke-10. Album studio perdananya ini resmi dirilis pada 17 Desember 2021, berisi 8 lagu yang sebagian besar track-nya sudah pernah dirilis lebih dulu sebagai single terpisah.


Sebagai penyanyi yang bisa dibilang pendatang baru di kancah musik tanah air, kemunculan pertama kalinya saat mengikuti audisi Indonesian Idol, secara gamblang memang memperlihatkan kalau ia terinspirasi dan terinfluen dari penyanyi solo seniornya, yaitu Raisa Andriana. Baik dari karakter suara yang kata orang sama-sama husky, maupun dari segi kualitas teknik vokal.


Namun, setelah mendengarkan semua lagu yang ada dalam album debut Tiara Andini, rasanya kita akan otomatis melupakan sosok Raisa ataupun penyanyi perempuan lain. Ternyata Tiara sudah membangun rumahnya sendiri. Materi albumnya pun nyaris tak ada yang mengekor lagu-lagu dari musisi yang menjadi inspirasinya bermusik.


Merasa Indah tampaknya menjadi hit andalan dari album debut Tiara. Terbukti setelah dirilis, lagu ciptaan Arsy Widianto dengan bantuan Yovie Widianto ini langsung memuncaki beberapa tangga lagu bergengsi, termasuk Youtube Music dan Spotify. Bersama Menjadi Dia dan Janji Setia, ketiga lagu ini berhasil jadi contoh bahwa tak ada yang salah dengan lirik generik, selama instrumen dan nada lagunya catchy pastilah akan langsung hinggap di telinga pendengar.


Album ini tentu saja tak lupa memuat single Maafkan Aku #TerlanjurMencinta yang sebelumnya sukses melambungkan nama Tiara. Lagu ini diciptakan Yovie Widianto untuk dibawakan dalam tiga versi oleh finalis Indonesian Idol, yaitu Lydodra, Tiara, dan Ziva. Meskipun pada akhirnya, versi Tiara-lah yang lebih banyak diminati, terbukti dengan merajai beberapa tangga lagu hingga mendapatkan banyak nominasi pada ajang AMI Awards Tahun 2020.


Berlanjut ke nomor berikutnya yaitu Buktikan, satu-satunya persembahan duet yang ada dalam album ini. Lagu bernuansa pop R&B ini dulunya pernah dibawakan oleh Dewi Sandra bersama Rayen Pono (eks Pasto), dan kali ini dinyanyikan ulang oleh Tiara bersama Vidi Aldiano dengan nuansa yang lebih kekinian dan easy listening.


Yang membuat album ini terasa lebih berwarna, justru karena keterlibatan Laleilmanino yang menyumbang beberapa lagu seperti Gemintang Hatiku, Hadapi Berdua, dan 365. Seandainya memuat lebih banyak lagu ciptaan dari trio bertangan dingin ini, mungkin album Tiara akan terasa lebih kaya.


Secara garis besar, album self-titled ini seperti tak memiliki konsep. Deretan lagu yang disuguhkan Tiara seolah-olah hanya hasil comotan dari beberapa single yang berserakan, yang sengaja dikompilasi untuk menjawab tuntutan penggemar. Musik yang disuguhkan pun hanya berisi dua opsi; pop balada dan pop dansa.


Di saat penyanyi lain sudah mulai memikirkan formula yang serius, sebutlah misalnya Kunto Aji, Yura Yunita, atau Tulus yang mengusung tema tentang self-healing atau penerimaan diri, lagu-lagu dalam album ini masih saja berputar dengan tema male-female relationship. Dikatakan kurang berani, tapi mungkin memang target pendengarnya yang berbeda. Meskipun begitu, setidaknya Tiara sudah memiliki lagu-lagu yang cocok diputar di kafe-kafe atau pusat-pusat perbelanjaan.


Di luar sana masih banyak penyanyi jebolan kontes menyanyi yang berakhir menjadi "tukang cover lagu" karena single terbaru mereka tak diterima baik oleh khalayak pendengar. Atau sebetulnya diterima baik, tapi penyanyinya sudah kelewat puas hanya dengan one hit wonder saja. Atau alasan yang lebih logis: mereka hanya tak seberuntung Tiara.


Tentu kita mafhum kalau ajang pencarian bakat di televisi hanya sekadar batu loncatan, sebab perjalanan sesungguhnya adalah bagaimana karier sang finalis usai pertunjukan itu berakhir. Tiara Andini adalah contoh sukses penyanyi muda yang berhasil memanfaatkan momen dengan baik, mengikuti jejak Marion Jola dan Brisia Jodie yang tak perlu puasa lama untuk menelurkan album studio perdananya.


Dengan di-backup oleh label yang mumpuni dan dikelilingi oleh banyak rekan musisi yang punya koneksi, ditambah solidnya dukungan Mootiara--sebutan untuk basis penggemarnya, saya yakin album Tiara Andini bisa meraih telinga banyak orang.

____________________

Tulisan ini sempat dinominasikan dalam Sayembara Menulis Kritik Musik yang diadakan oleh platform musik Pophariini dalam rangka Hari Musik Nasional Tahun 2022. Kompilasi tulisan juga bisa dibaca di situs web pophariini.com atau versi PDF dapat diunduh di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar. Lihat apa yang akan terjadi!